STOP MEROKOK DAN INI SOLUSINYA

Global Youth Tobacco Survey atau GYTS Indonesia menyebutkan 24,5
persen remaja laki-laki Indonesia adalah perokok (Kompas, 9/11/2007). Situasi ini sungguh memprihatinkan, apalagi merokok merupakan pintu ke arah perilaku yang lebih berisiko, termasuk penyalahgunaan narkoba. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah kita sudah memberi solusi yang efektif?

Nah, disini itulah hal yang akan kita bahas yaitu bagaimanakah solusi untuk berhenti merokok. Pertama kita harus mengenal apa rokok atau tembakau itu sebenarnya.

Zat yang paling berbahaya pada rokok adalah nikotinnya. Nikotin inilah yang membuat si perokok akan kecanduan. Nikotin dengan cepat masuk kedalam otak begitu seseorang merokok. Kadar nikotin yang dihisap akan mampu menyebabkan kematian apabila kadarnya lebih dari 30 mg. Setiap batang rokok rata-rata mengandung nikotin 0.1-1.2 mg nikotin. Dari jumlah tersebut, kadar nikotin yang masuk dalam peredaran darah tinggal 25 % , namun jumlah yang kecil itu mampu mencapai otak dalam waktu 15 detik.

Dari hal-hal diatas dapat disimpulkan bahwa betapa beratnya perokok harus mengekang keinginan merokok. Untuk itu, solusi ini penting bagi yang akan coba-coba merokok maupun yang sudah menjadi perokok berat.

Indonesia dikenal dengan “surganya rokok” bagi maskapai rokok dunia. Bagaimana tidak, rokok di Indonesia adalah rokok termurah dari semua harga rokok yang ada di dunia. Rp 500,00 per batang. Sementara itu di Amerika harga rokok $ 10 dan di Singapore negara tetangga kita harga rokok berkisar Rp 75.000,00 per bungkusnya. Karena mahalnya itu, sedikit minat konsumen untuk menkonsumsinya. Sementara itu, di Indonesia siswa SD pun mampu membeli rokok. Harapan pemerintah pendapatan negara berasal dari rokok adalah kebijakan yang salah. Malah pemerintah kita akan mengembangkan lagi industri rokok sampai tahun 2025. Wah, kalau begini semakin parah saja Indonesia. Harga bahan pangan saja sudah naik empat kali lipat sejak orde reformasi. Lalu rokok masih terbilang murah, mungkinkah generasi muda bangsa ini diberi makan rokok? Semestinya Menteri Kesehatan Indonesia harus berani menaikan bea cukai rokok. Kalau bisa 100 %.

Rokok karena pergaulan dan karena lingkungan. Karena melihat orang lain merokok makanya kita juga ikut-ikutan merokok. Bagaimanapun setiap orang hidup dengan dua motivasi dasar yaitu kebutuhan untuk beradaptasi dan untuk menjadi diri sendiri, Allport (dalam Fiest & Fiest,2002). Fenomena yang terjadi adalah banyaknya pelajar Indonesia yang merokok. Kalau begitu pemerintah Indonesia harus membuat perda tentang UU merokok. Pembatasan umur bagi si perokok. Misalnya “18 tahun ke bawah dilarang merokok. Dan barangsiapa yang menjajakan rokok akan dikenakan sanksi seperti denda atau di penjara.” Selain itu, kawasan bebas rokok ini perlu diberlakukan. Bukannya malah kampanye dengan sponsor perusahaan rokok yang dilakukan para elit politik. Bekukanlah kawasan bebas rokok. Dan jalankan dengan sungguh-sungguh. Di mulai dari komplek perumahan kita saja dulu terapkan bahwa tak ada satupun yang boleh merokok di kawasan komplek ini. Seperti yang dilakukan di dusun Bone-Bone, Sulawesi Selatan, yang melakukan hal tersebut tanpa Perda. Benar-benar tingginya kesadaran masyarakat daerah ini. Sehingga jika ada orang asing yang masuk di kawasan tersebut, orang yang merokok tersebut harus mencari kawasan lain yang bebas rokok.

Selain itu, rokok yang seringkali diasosiasikan dengan kesan pria macho, jantan, dan modern pada iklan perlu dibenahi lagi. Iklan-iklan rokok yang terlalu berlebihan tentu akan mempengaruhi jiwa seseorang untuk mencontoh perilaku tersebut. Lebih baik iklan rokok ditiadakan. Tidakkah Anda berfikir, betapa bodohnya pemerintah kita. Mendukung iklan rokok yang fantastis itu dan untuk menetralisirnya mereka suruh pelajar mengikuti seminar-seminar bahaya rokok yang membosankan. Sungguh keadaan yang tidak imbang. Semestinya iklan yang ada di televisi itu adalah iklan proses penjagalan, agar mereka sadar apa yang mereka ambil dan apa yang mereka bayarkan. Setelah itu baru pemerintah mengajak semua siswa untuk kampanye bebas rokok dengan cara yang lebih kreative tentunya.

Solusi lain yang mungkin dapat membantu anda yaitu mencari pengganti rokok. Dapat juga anda lakukan dengan olahraga secara teratur. Yang ringan-ringan saja seperti jogging. Atau pengganti yang lain yaitu permen dan gula merah. Caranya, anda potong kecil-kecil gula merah tersebut dan masukkan dalam kantong plastik untuk dapat anda makan dimana-mana dan kapan saja. Karena gula merah juga dapat menambah energi.

Dewasa ini, sudah banyak para ahli yang mencari-cari alternatif agar si perokok dapat berhenti merokok. Dimulai dari Metode NRT(Nicotine replacement therapy) prinsipnya tetap nicotine diberikan namun tidak dalam bentuk rokok dan dosisnya terkontrol. Adalagi yang dengan pembatasan kandungan nikotin, karena nikotinlah yang membuat perokok ketergantungan. Dalam dunia Psikiatri misalnya dikenal terapi kombinasi penggunaan nikotin transdermal atau obat-obatan jenis pengganti nikotin seperti: Lobeline, Clonidine, anti depresan khususnya Fluoxetine, dan Buspirone. Namun, kemudian disadari bahwa hanya dengan terapi kimiawi saja tidak cukup efektif untuk mengendalikan perilaku merokok. Diperlukan suatu metode lain untuk mengendalikan perilaku merokok tersebut dimana salah satunya adalah dengan melalui terapi hipnosa . Terapi hipnosa adalah suatu prosedur terapi dengan cara mensugestikan bahwa klien mengalami perubahan sensasi, persepsi, pemikiran, dan perilaku, yaitu perilaku merokok yang dilakukan oleh klien. Inti dari terapi ini adalah ketenangan dan rileksasi. Namun, tidak semua klien yang akan mudah beradaptasi pada tahapan terapi ini . Klien yang yang mempunyai niat yang kuat untuk bisa mengubah dan mengendalikan intensitas perilaku merokoknya.

Peran lingkungan sangat penting sekali. Selektive dalam memilih teman. Secara psikologisnya semua orang tentu ingin diterima dimasyarakat. Rokok dianggap dapat memudahkan lancarnya menjalin persahabatan baru, mengakrabkan suasana , menimbulkan persaudaraan , dan sebagainya. Oleh karena itu, jika Anda ingin berhenti merokok maka carilah teman yang juga ingin berhenti merokok. Bersama-sama mengurangi rokok per harinya, jika biasanya tiga batang per-hari jadikan dua batang lalu berangsur-angsur sampai Anda tak merokok lagi. Hindari teman-teman yang selalu mendorong Anda untuk merokok.

Kebiasaan orangtua merokok didepan anak dapat memicu si anak untuk coba-coba. Karena itulah, anak memang perlu perhatian yang eksklusif dari keluarganya. Jangan biarkan anak terjerumus dalam hal-hal negatif. Ada baiknya juga orang tua mengikuti perkembangan si anak. Berilah pengarahan bahwa rokok itu tidak baik. Dan ajaklah si anak melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti menyuruh anak mengikuti kursus alat musik ataupun berorganisasi. Karena pada umumnya remaja merokok dikarenakan depresi. Sedangkan depresi berasal karena tidak adanya orang yang dapat memecahkan persoalan mereka. Oleh karena itu, mereka melampiaskannya pada rokok, karena rokok membuatnya tenang.

Anda ingin langsung berhenti? Caranya, pilihlah sebuah hari di mana Anda akan berhenti dan pada hari itu, langsung berhenti total tanpa melakukan tahapan-tahapan. Umumkan rencana Anda kepada orang-orang dekat Anda agar mereka bisa membantu. Namun hal ini tentunya sangat berat bagi yang telah menjadikan rokok sebagai kebiasaannya. Walau bagaimanapun usaha-usaha yang dilakukan tetap harus dengan niat dan komitmen yang sungguh-sungguh. Jadi, niatlah yang harus diperbaiki dulu. Jika niat sudah mantap, langsung tinggalkan yang namanya rokok. Anda pasti bisa !

(diikutkan dalam perlombaan essay UNAND, solusi untuk tidak merokok)

One response to “STOP MEROKOK DAN INI SOLUSINYA

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 12,456 hits
July 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,135 other followers