OJK Angin Segar Dunia Perbankan

GambarBANDUNG- Kasus BLBI terjadi karena kurangnya pengawasan dari Bank Indonesia.Maka dari itu, diperlukanlah suatu badan yang mengawasi secara ketat mengenai keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah jawaban dari itu semua pada 2014 nanti.

OJK di Indonesia diawali karena adanya krisis pada 1997. Dalam hal ini, OJK didukung oleh parlemen pada komisi 11 (DPR RI). Hal ini diatur pada Undang -Undang Nomor 21 Tahun 2001.

Adapun yang diatur oleh OJK ialah yang terkait pada pengaturan dan pengawasan terhadap perizinan dan kegiatan usaha pada bank. Kemudian pada fungsinya yaitu sebagai pengaturan dan pengawasan.

Maka dari itu, Hima Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Padjadjaran menyelenggarakan OJK pada Senin-Kamis (11-14/2) di Dipati Ukur Bandung. Acara ini merupakan kali ketujuh dan dinamai National Accounting Week (NAW) 2013.

“Kami menyelenggarakan Seminar mengenai OJK karena OJK  lembaga baru dibidang keuangan. Harapan kami supaya masyarakat peduli dengan kehadiran OJK,” tutur Saskia Salmana, Ketua Panitia National Accounting Week 2013. Pada hari pertama (Senin, 11/2) diselenggarakanlah seminar mengenai OJK yang diisi oleh 7 pembicara.

Pada seminar tersebut hadir Dr. Hendar, S.E, M.A, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia. Ia berpandangan implementasi OJK merupakan keputusan politik nasional yang harus didukung dan disukseskan.

Menurutnya, sukssesnya OJK menjalankan fungsi dalam menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terintagrisi terhadap sektor jasa keuangan. Kemudian, hal tersebut  seharusnya tercermin pada tercapainya tujuan pada UU No. 21 tahun 2011 tentang OJK dan peningkatan optimalisasi kebijakan ekonomi  bidang kebijakan moneter, fiskal, maupu sektor riil.

Dalam seminar tersebut, hadir pula Dr. Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, S.H., LLM, anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen. Ia menuturkan ada tiga fungsi dan tujuan OJK. “ Fungsi dan tujuan pengawasan ialah membatasi krisis keuangan yang dapat menghancurkan ekonomi secara riil, menjaga tingkat kesehatan lembaga keuangan secara individu, dan menekankan pada keselamatan konsumen sebagai klien atas kecurangan dan ketidakadilan yang mungkin terjadi,” tuturnya.

Industri perbankan adalah industri yang harus diawasi OJK. Total dana kelolaan perbankan sendiri  5000 Triliyun, pasar modal 4.320 Triliyun, dan asuransi 300 Triliyun. “Maka dengan aset yang besar kita harus memikirkan berapa nasabah yang berkecimpung,” ujar Dr. Nanny Dewi,Mcomm., Ak, salah seorang pembicara dari sisi akademisi.

Menurut Nanny,OJK penting agar terselenggaranya keuangan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel. Kemudian, dengan adanya OJK tubuh dalam keuangan akan  stabil dan dapat melindungi jasa konsumen.”Dalam hal ini OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, dan dana pensiun,” sambungnya.

Selain Seminar NAW 2013 diadakanlah kompetisi dan konfrerensi akuntansi tingkat nasional pada Selasa-Rabu (12-13/2). Ada 29 tim yang berlaga dalam konferensi dan kompetisi. Satu universitas berhak mengirimkan paling banyak tiga tim.

Adapun universitas yang ikut dalam kompetisi ini ialah Universitas Airlangga, Universitas Jambi, Universitas Parahyangan, Stan, Universitas Tanjung Pura, Diploma IPB, Universitas Lambang Mangkurat, Universitas Muhammadiyah Jogjakarta, Universitas Sriwijaya, Universitas Brawijaya, STIE Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Veteran, Universitas Negeri Semarang, Universitas Komputer Indonesia, Uniersitas Sebelas Maret, Universitas Maritim Ali Haji, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Atmajaya, UPN Veteran Jakarta, dan Universitas Sebelas Maret.

Pada akhirnya kompetisi akuntansi NAW 2013 terpilihlah STAN sebagai juara pertama mengalahkan Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, dan Universitas Parahyangan yang telah masuk sebagai finalis.

 Sementara itu pada best orator  dalam NAW 2013 ini dimenangkan oleh Kevin Rosby dari Universitas Padjadjaran. Pada best paper dimenangkan oleh Universitas Airlangga oleh Gregorius Rinaldo dan Aditya Putra.(mj02-Suci Amelia Harlen)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates

Blog Stats

  • 27,434 hits
February 2013
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728