Lulus PNS di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

House_of_Arsonia_Tulip_650_Metres_From_Badan_Pemeriksa_Keuangan_Building16Alhamdullilah (sujud syukur)sambil nangis gak percaya. Begitulah ekspresi ku ketika pertama kali tahu kelulusanku.

Lulus di BPK memang sempat aku impi-impikan sebagai tempat kerja terbaik, tapi rasanya diri ini gak mungkin masuk BPK. Karena denger-denger yang masuk BPK orang-orang jenius dan rata-rata berpengalaman. Setelah gw lihat realitanya memang benar, hampir semua yang lulus adalah yang berpengalaman kerja dan sudah pernah ikut tes ini sebelumnya alias diimpi-impikannya. Nah gw, mungkin gw termasuk orang yang beruntung, Allah sayang banget sama gw dan mungkin ini berkat doa-doa orang-orang disekitar gw. Alhamdulillah rezeki.

Gw tamat Februari 2014, dan setelah lulus gw hanya mendaftar masuk Polisi yang dari sumber sarjana dengan pangkat IPDA. Sayang gak lolos :( Lalu gw daftar UI untuk lanjut S2 dengan alasan gw nge fans berat sama Effendi Gazali dan gak lolos jg, mungkin karena gw gak ngelampirin TOEFL. Akhirnya, gw memilih Unpad dengan bersungguh-sungguh ngerjain calon tesis gw bab 1. Alhamdulillah lolos karena impian gw jadi dosen, meskipun masih belum tampak seperti apa jalannya.

Nah, bulan Agustus kalau gak salah bukalah pendaftaran CPNS. Dua bulan masih mikir-mikir mau masuk apa karena CPNS cuma bisa dua pilihan dan ini ujian masuk CPNS gw yg perdana, harus bener-bener mikir yang  mana yang tepat dan pas. Karena gw gak mau gagal dua kali donk, setelah masuk Polisi lalu. Hmmm.. Cakitnya tuh diciniii kalau kata cita citata. Dan gw mikirnya agak lama.. mmmmm

Sampai akhirnya gw mau naik ke Gunung Papandayan. Lalu, cowok gw nanya dan mendesak gw buat daftar CPNS. (Dia yang lebih semangat). Sementara gw masih mikir, mau istikharah dulu. Karena dia mendesak mulu, akhirnya gw kasih deh data diri gw ke doi, biar daftarin datanya aja dulu. Gw ragu masuk Kominfo, Kementerian Pariwisata,  BIN, atau Pemprof aja biar kansnya gede. Nah, si doi sering bilang masuk aja BPK, tapi gak pernah gw waro karena gw gak yakin bisa lulus pada tes CPNS perdana ini. Ya paling kalau lulus pun pasti tes CPNS tahun berikutnya deh.

Oke, setelah gw merasa dia sudah mendaftarkan data gw, gw bilang, “Jangan didaftarin dulu ya aku masih ragu milih apa”. Dan ….. ternyata dia milih BPK. “Aku udah daftarin kamu ke BPK,” ucapnya santai.. Jedeeerrrr gw marah-marah deh tu (meski gak bisa marah sih sama dia) merengek-rengek biar dia bisa urusin itu ke admin, ngeganti pilihannya. Secara kalau milih BPK gak bisa milih kementerian lain lagi. Hmmmm tapi dia bilang, “Kamu pasti lulus kok, Tenang aja.”

Oke, selanjutnya gw jalanin aja dan syukur dia selalu yakinin “kamu pasti bisa. yakin. pasti bisa”. Ini tuh kata-katanya sampai ujian gw terngiang-ngiang. Ajaibnya, pas ujian gw gak jadi kebelet pipis gara-gara ingat kata-kata dia.Hahahaa. Jadilah pada ujian tulis gw mendapat TKD 397 paling tinggi se Jawa Barat. Uwooowwww. Gw senang bukan main cuy karena gak percaya! Gw aja mikir dapat 10 besar aja udah untunglah gw hheheee

Oiya, sebelumnya ada seleksi adminstrasi. Memasukkan data-datanya gak terlalu rempong sih kata gw dan simple, gak banyak yang diminta. Paling TOEFL lo harus >500 dan untuk 2 tahun itu loh. Kalau gw tesnya di Unpad. Toefl gw waktu itu 530.

Setelah itu Tes Kemampuan Dasar (TKD).Ujian TKD dibagi menjadi tiga jenis sub tes: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Biar bisa lolos di tahap TKD ini paling engga lo harus mencapai standar yang sudah ditentukan sama Menpan. Kalau salah satu nilai nggak nyampe passing grade, bisa dipastiin kita nggak bakalan lolos. Ingat, hasil akhirnya gak menjamin loh. Yang penting standar TWK, TIU, dan TKPnya tercapai.

Untuk ini gw banyak beli buku-buku tes CPNS, Psikotes, dan ikut berlangganan online gitu. Soalnya itu mirip-mirip kok kalau TWK itu yang penting tahu pondasinya aja. Kalau gw dulu bikin catatan kecil tentang sejarah-sejarah Indonesia dan Pancasila. Itu-itu aja yang diulang-ulang. Terus untuk bahasa banyak aja baca antonim sinonim itu biar kaya kosa kata. Kalau kepribadian yang sesuai kepribadian lo aja, tapi ini mudah kok kayak soal PPKN aja sih. Trus ada matematika, logika, deret, dsb itu lo ngerti polanya aja.

Setelah ujian TKD ada lagi ujian Psikotes/TKB. Khusus  BPK, tes TKB-nya ada 4 jenis: (1) Tes Kemampuan Bidang (TKB), (2) Psikotes, (3) Wawancara Psikolog, dan terakhir (4) FGD (Focus Group Discussion).Tes TKB ini dan Psikotes ini cukup lama, soalnya dari pagi sampai siang baru selesai.

Awalnya gw pikir tes kemampuan bidang di BPK  berhubungan dengan ilmu kita waktu kuliah. Misalnya kalau lo jurusan akuntansi yah soalnya akan seputar akuntansi, kalau lo dari ilmu hukum soalnya akan seputar ilmu hukum, dll. Untung waktu registrasi gw nanya ke bapake, tesnya semacam apa gitu. Trus bapaknya bilang semacam psikotes. Hmmm deg-degan juga. Pas ini gw gak banyak lagi sih baca buku psikotes, gw belajar cara menggambar. Bikin pohon, bikin orang, ngerjain tes kreplin atau koran. Dan alhamdulillah keluar semuanya. Kalau tambahannya sih pakai tulisan tangan juga sama tanda tangan, trus ada tes psikotesnya juga.

Hmmm, ini gw kasih tips dan triknya ya untuk psikotes. Ini sih yang gw kerjain:
(i) Menggambar orang: bagian ini yang penting adalah detailnya. Misalnya telinga dibikin daun telinga dalamnya, hidung dibuat lubangnya dua, bibir dua (atas dan bawah). Kemudian, tangan jangan dimasukin ke saku. Biasanya sih gue suka bikin tangan di saku karena gue gak bisa bikin tangan. Eh ternyata ini kesalahan besar. Big No No No! Buatlah jarinya lima. Terus, perhiasannya gak usah dibikin, cukup jam tangan untuk memperlihatkan kedisiplinan orang tersebut.

Selanjutnya, pasti lo bakal disuruh menceritakan orang tersebut. Gue sih make it simple aja. Gw bikin, “Saya Ani berusia 25 tahun sedang berjalan menuju kantor saya di BPK Perwakilan Jawa Barat, jalan……”. Ya begitu aja kira-kira.
(ii) Menggambar pohon: yang penting dari menggambar pohon membuatnya proposional. Kalau bisa banyak cabang dan rimbun. Waktu itu sih gue bikin pohon nangka. Terus gambarnya harus logis ya, garis-garisnya diperhatikan. Kemudian ada buahnya di batang pohon tersebut.
(iii) Tes kreplin atau koran. Pada tes ini yang paling penting adalah konstan. Pada awal-awal tes pastinya kita ingin tancap gas menyelesaikan, tapi jangan terjebak dengan semangat yang menggebu-gebu. Sebisa mungkin kontrol emosi, sehingga hasilnya konstan. Kalau bisa sih naik, meskipun agak sulit.
(iv) Tes menulis siapa Anda? Nah, ini gw jg gak tau yang dinilai apa kayaknya bentuk tulisan deh sama tanda tangan. Waktu itu gw bikin tentang diri gw yang pantang menyerah mengerjakan skripsi.

Focus Group Discussion (FGD). Pada tes ini kita bakalan dikasih kasus. Waktu itu gue dibagi jadi beberapa grup yang terdiri dari 5-6 orang. Kita akan dikasih kasus tentang 8 orang yang akan dipilih jadi auditor teladan, 8 orang ini punya sifat positif dan sifat negatifnya masing-masing. Kita harus nentuin yang mana yang akan dijadikan karyawan teladan urutan ke-1 sampai ke-8. Psikolog akan berikan waktu 10 menit untuk masing-masing peserta menentukan pilihannya, yang mana akan dia pilih untuk urutan pertama sampai kedelapan. Setelah itu psikolog akan meminta kita berdiskusi dengan rekan sekelompok untuk menyimpulkan siapa yang akan dipilih jadi karyawan teladan.

Diskusi bisa aja berlangsung alot karena masing-masing peserta akan mempertahankan pendapatnya. Saran gw, kita mengutarakan pendapat, tetapi juga harus menghargai pendapat rekan sekelompok. Selama berdiskusi usahakan jangan sampai jadi peserta yang pasif, pokoknya kita juga harus mengeluarkan pendapat kita sendiri. Namun, jangan mendominasi juga loh ya. Gw liat waktu itu teman sekelompok gw terlalu agresif dan mempertahankan pendapatnya. Eh, malah dia gak lolos. Ya, pokoknya kalau elu terlalu mendominasi juga gak baik. Waktu memberikan komentar, berilalah dengan bahasa yang mengajak dan positif.

Kemudian, wawancara psikolog. Waktu wawancara sih gue gak teganng, biasa aja. Gak tau juga kenapa. Mungkin karena sebelumnya gue baca doa banyak-banyak hehehe. Pengaruh doa rabithah kali ya, gak tau juga. Kronologinya, waktu masuk tu salim sama psikolognya. Terus disuruh ceritain diri lo. Ya, lo ceritain aja apa adanya. Prestasi-prestasi, pengalaman kerja dan organisasi juga harus disebutkan, tapi dengan kalem weee. Kalau di gue sih, psikolognya banyak  nanyain pengalaman gue pas magang, gimana kerja sama dengan tim. Psikolognya juga sambil wawancara, sambil bawa jawaban kita pas psikotes. Jadi sepertinya wawancara untuk memastikan apakah kita sama dengan hasil psikotes tersebut. Makanya, pas psikotes kita jujur aja dengan diri kita karena kalau sudah berhadapan dengan psikolog ya akan susah berkelit.

Yah, begitulah kira-kira tes perdana gw masuk CPNS. Yang jelas untuk menjadi yang terbaik kita perlu belajar keras. Kemudian yang paling penting adalah berdoa. Salah tahajud, dhuha, infaq, salat hajat, dan selalu mendoakan yang kita inginkan. Yang paling penting ikhlas karena Allah pasti memberikan yang terbaik untuk kita. Semoga cerita, tips dan trik dari gue bermanfaat. Selamat berjuang! :)

9 responses to “Lulus PNS di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

  1. The Dreamer

    Wahh.. Selamat ya Suci Harlen..

    Proud of You!! For being the highest score over Basic Knowledge Test (TKD) and Field Capability Test (TKB) in Major of Communication..

    Semoga dapat melakukan pekerjaan sebagai Pegawai BPK sesuai dengan amanah yang diemban dan selalu memegang Kode Etik sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 dan Peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2011..

    Good luck ya….

  2. Halo mbak ani. selamat ya udah keterima di BPK. tadi saya lagi surfing nyari gambar BPK, eh nyasar ke blog mbak. kebetulan saya juga orang BPK. saranku buat mbak sih, keep posting. keep sharing. ayo, di share suka dukanya waktu lagi prajab dan pembentukan pemeriksa. pasti seru banget ya. hehe.. btw, salam kenal.

  3. Ummi suraya

    Selamat ya ka suci udh jdi pegawai BPK, aku ummi dari banten, aku bru lulus SMA tahun ini dan aku bercita2 pengen kerja di BPK,dan catatan ka suci sangat bermanfaat bagi aku, trima kasih ya ka

  4. Hani Purnomo

    Salam kak Suci,

    Perkenalkan sy Hani. Apakah boleh meminta contact person kaka utk dapat mencari informasi lbh banyak mengenai tips dan cara belajar sukses lolos di BPK. Terimakasih

    Kind regards,

    Hani Purnomo

  5. Hani Purnomo

    Perkenalkan sy Hani. Apakah boleh meminta contact person kaka utk dapat mencari informasi lbh banyak mengenai tips dan cara belajar sukses lolos di BPK. Terimakasih

    Kind regards,

    Hani Purnomo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates

Blog Stats

  • 27,434 hits
March 2015
M T W T F S S
« Jul   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031